World Clean Up Day Kota Semarang 2019

by - 08.22

Tanggal 21 September 2019 dilakukan aksi terbesar di seluruh dunia, yaitu World Clean Up Day. Tagline yang diambil pada kegiatan ini, khususnya di daerah Jawa Tengah yaitu #kami13juta, #yukmulaibijakplastik, #JatengKuduBersih. Untuk kegiatan WCD di Kota Semarang ini dilaksanakan di Mesjid Agung Jawa Tengah. 

Sebenarnya aku bertanya-tanya sih kenapa lokasinya di MAJT, secara kalau di mesjid kemungkinan besar itu bersih dan ada petugas bersih-bersihnya juga. Terus aku berpikir oh mungkin di sekitaran mesjidnya, terdapat pemukiman yang mungkin "maaf" agak kotor. 

Dan benar dong ketika kegiatan emang di MAJT, di kompleks MAJTnya itu saja. Jadi kayak tawaf di mesjid, atau jalan santai sekalian mungut sampah gitu kali ya. Hehe. Bahkan peserta yang lainnya, aku kurang tau juga dari komunitas mana, sekarang nyari sampahnya susah ya gak kayak tahun kemarin. Wah ternyata emang bukan cuma aku dong yang mikirnya gitu. WCD tahun lalu pemilihan tempatnya emang cocok banget sih, dan relawan yang mungut sampah dan bersih-bersihnya banyak parah, padat banget kemaren. Sangat jauh berbeda dengan tahun ini~

Ini background fotonya aja gak sebesar dulu dan di belakang kursi panita, ehehe :)


Cukup segitu aja sih kekecewaan aku dengan kegiatan WCD 2019 ini hehe. Oh iya, aku pengen bahas salah satu tagline yang diambil aja sih yaitu #yukmulaibijakplastik

Kenapa sih harus bijak dalam penggunaan plastik?

Jenna Jambeck (2015) menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara kedua menyumbang sampah plastik ke lautan setelah China. Memang benar kita tidak bisa lepas dari yang namanya plastik. Sudah banyak sekali kampanye mengenai zero waste, dan tetap saja hasilnya masih kurang efektif hehe. Mungkin agak shock juga kali ya kalau auto zero waste gitu, mungkin banyak yang belum siap.

Gimana sih cara simpel kita agar bijak dalam menggunakan plastik?

1. Memilah Sampah dengan Benar
http://dlh.pringsewukab.go.id

Pilah sampah dengan benar yaitu dengan mengkategorikan sampah tersebut ke dalam sampah organik, sampah non-organik. Dan bahkan sampah non-organiknya lebih dispesifikkan lagi, misalnya  khusus sampah plastik, kaca, dan kertas. Masing-masing tempatnya dibedakan. Agar lebih memudahkan untuk di daur ulang.

2. Melakukan Recycle, Reduce, Reject, Repair, Reuse (5R)
https://eu.fotolia.com

Apabila kalian rajin dan kreatif lakukan kegiatan daur ulang di atas, kalian bisa mengganti, mengurangi, memperbaiki atau bahkan menggunakan kembali, barang yang bisa digunakan. Intinya hindari penggunaan barang sekali pakai.

3. Membuat Ecobrick dan Eco-enzim
https://gramho.com

Bikin ecobrick rumahan, hoho

Ketika poin nomor 2 terlalu sulit untuk kalian lakukan guys, aku memberikan cara yang sangat simpel yaitu, membuat ecobrick. Kamu hanya memasukkan sampah-sampah plastik ke dalam botol hingga memadat. Info lebih jelas tentang ecobrick bisa lihat disini. Selanjutnya eco-enzim, ini kurang lebih dengan ecobrick hanya saja eco-enzim dari bahan-bahan organik. Misalnya sampah kulit mangga kita masukkan ke dalam botol dengan rasio air juga ya gengs, nanti aku bikin artikel satu lagi mengenai ini deh hehe. 

Oke cukup aku bahas tentang #yukmulaibijakplastik, malah kebanyakan itu dari WCDnya ya hehe. Secara keseluruhan aku tetap suka ikut WCD kok tenang aja, hal kayak gini gak bakalan bikin aku jera muehehe, cuma saran aku semoga panitianya lebih pas aja nentuin lokasi buat WCD soalnya sangat disayangkan, ketika kita punya banyak relewan yang punya niat baik gak dimaksimalkan lokasinya. Dan semoga juga peserta relawan-relawan dari komunitas manapun makin banyak yang hadir yaa. See you tahun depan guys <3


You May Also Like

0 komentar